Meneruskan sikap eling lan waspada sebagaimana yang sudah dibahas di edisi sebelumnya, rutinan Pasebanan edisi 107 di bulan Maret 2026 ini akan kembali mengelaborasi pitutur luhur yang ada di buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan, pada Bagian Pertama, halaman 74-77, dengan tajuk: Alamat Manusia di Semoga dan Mudah-mudahan.
Semoga Tadabbur dari Q.S. Al-Baqarah: 216 yang ditulis oleh Alm. Mbah Fuad dan Mbah Nun di atas dapat terbaca secara utuh, khususnya pada piweling tentang terminologi ‘Abdan ‘Abdiyya yang tertulis di alenia 8 dan 9:
Di dalam tradisi Maiyah para Jamaah dengan sadar dan ikhlas meletakkan dirinya sebagai ‘abdan ‘abdiyya. Nabi Daud As. dan Nabi Sulaiman As. adalah Mulkan Nabiyya. Raja yang Nabi atau Nabi yang Raja. Rasulullah Muhammad Saw. adalah ‘Abdan Nabiyya. Hamba yang Nabi atau Nabi yang Hamba. Sementara semua manusia, utamanya Jamaah Maiyah hanyalah ‘abdan ‘abdiyya. Kita semua hanya hamba yang menghamba kepada Allah. Hanya hamba yang benar-benar hanya hamba sampai kapan pun karena Allah meniscayakan demikian dari dunia hingga akhirat.
Allah mengistimewakan manusia-Nabi atau manusia-Rasul dengan mukjizat dan wahyu-Nya. Allah mengkhususkan para Wali-Nya dengan karamah dan ketinggian kesetiaan cinta-Nya. Sementara kita yang ‘abdan ‘abdiyya hanyalah makhluk yang sangat relatif, sangat tergantung kepada-Nya dalam segala hal di kehidupan. Bahkan, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat baik bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
Sebuah kaidah qur`aniah yang semoga akan terus menjadi pelita yang menerangi gulita lorong perjalanan Masyarakat Maiyah Paseban Majapahit dalam menapaki perjuangan merawat amanat cinta dan ukhuwah dari-Nya. Sehingga segala hikmah perjalanan yang telah dilalui, dan semua langkah yang akan dijalani, tidak hanya dibatasi oleh rasa suka atau benci, tetapi senantiasa dibarengi keyakinan, bahwa ketetapan Allah Yang Maha Mengetahui adalah ketetapan yang terbaik bagi semua hamba-Nya. (Redaksi Paseban Majapahit)








