Kita hidup di zaman yang berisik, bukan karena dunia kekurangan suara, tetapi karena terlalu banyak gema yang saling bertabrakan. Dunia maya menjelma seperti pasar tanpa malam, sangat riuh, cepat, dan seringkali dangkal. Di sana, nilai manusia direduksi menjadi angka, para pengikut menjadi tepuk tangan, dan popularitas diangkat menjadi otoritas. Perlahan tapi pasti, kita mulai menukar […]
Majelis 'Ilmu MAN
Langit Purwokerto belum juga mengizinkan. Hujan turun sejak sore dan baru benar-benar reda menjelang pukul 21.30 WIB. Tapi jamaah yang sudah memenuhi halaman Kantor Pusat Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto tidak kemana-mana. Mereka menunggu. Sekitar lima ratus orang dari berbagai daerah duduk bertahan — ada yang berteduh di tepi, ada yang memilih basah seadanya — […]
MALAM ITU, langit Jakarta membentang cerah. Jam menunjukkan pukul 19.45, area jamaah di halaman Masjid Amir Hamzah masih terlihat tenang, seolah memberi jeda sebelum perjumpaan dimulai. Tim tawashshulan mulai menaiki panggung. Mizani, Munawir, Haddad, M. Rizal, dan Awan mempersiapkan diri, lalu membuka malam dengan lantunan doa dan zikir. Begitu tawashshulan dimulai, suasana pun berubah. Jamaah […]
Warid adalah kecenderungan hati untuk berbuat baik, kecenderungan itu sebenarnya dititipkan pada setiap hati manusia. Ironisnya bisikan baik di hati cenderung terjegal untuk di laksanakan. Apa penyebabnya? Ini akan diudar bersama dalam perjumpaan sinau bareng Majelis ‘Ilmu Muhammad Ainun Najib di edisi 79 Ma’syar Maiyah Mahamanikam. Berangkat dari Tadabbur ke-19 “Allah Meluaskan Manusia Menyempitkan”. Mbah […]
Alhamdulillah di bulan syawal ini Jimat mengadakan agenda yang diawali Tawashshulan dilanjut dengan Halal Bihalal bersama semua jama’ah Maiyah yang ada di Tuban. Pada momen kali ini kita mencoba mengingat kembali perjalanan awal mula bisa kenal dengan Maiyah ataupun sampai saat ini, ternyata banyak sebuah pandangan yang terlintas kepada teman-teman. Tentang apa yang membuat mereka […]
Malam minggu pada pekan kedua setiap bulan, kami kembali melingkar dalam Maiyahan. Malam ini cerah, berbeda dengan beberapa hari sebelumnya yang sering turun hujan. Kali ini bertempat di rumah Mas Ari, pengampu Sanggar Perdikan. Sanggar ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga ikhtiar menjaga kewarasan, dengan mengasuh dan mengarahkan anak-anak agar tumbuh sesuai fitrahnya. Pembahasan […]
Sejak awal hingga menjelang Subuh, suasana Majelis terasa hidup. Obrolan ringan perlahan-lahan menjadi ruang tafakkur dan tadabbur bersama. Dulur-dulur yang hadir saling melempar gagasan, cerita pengalaman, hingga perenungan yang mendalam. Tidak ada sekat antara yang berbagi dan mendengarkan. Semua hadir dalam posisi yang setara: sama-sama belajar, sekaligus sama-sama mencari makna. Dua Ranah Syukur “Jalan Syukur” […]
Malam di Kenduri Cinta Jumat lalu bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momen di mana suasana terasa lebih hangat dan hati terasa lebih lapang. Kehadiran Bu Via membawa getaran ketulusan, menyampaikan pesan yang menyentuh akar paling dasar dari perjalanan kita bersama di Maiyah: Manfaat dan Kedaulatan. Tanpa ada informasi sebelumnya, Bu Via hadir di Kenduri […]
Siapa sangka, akan ada dua kegiatan yang berlangsung bersamaan hingga menimbulkan “noise”. Cak Fauzi, selaku tuan rumah Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton, pun tidak mengetahui hal itu sebelumnya. Begitu pula tetangga rumahnya—seorang pendekar PSHT—juga tengah menggelar agenda Halalbihalal bersama para pendekar lainnya. Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton edisi ke-112 digelar di Rumba (Rumah Baca) Nusantara, […]
Kesetiaan untuk menikmati dan mensyukuri ketersinambungan perjalanan yang terus dianugerahkan Allah kepada Paseban Majapahit berlanjut di edisi 108, bulan April 2026. Mencoba merangkai keping hikmah yang telah terangkai pada edisi-edisi sebelumnya, dengan pilihan tema yang masih tetap bersumber dari buku Tadabbur Maiyah Padhangmbulan. Tadabbur Bagian Pertama, halaman 67-69, bertajuk: Islam sebagai Pengalaman An’amta ‘Alaihim. Semoga […]
Selama jutaan tahun, sejarah kehidupan di Bumi ditulis oleh satu tinta: survival. Dalam kacamata evolusi, kita adalah keturunan para penyintas, mereka yang mampu menerjemahkan rasa takut menjadi kewaspadaan, dan kelaparan menjadi daya cipta. Tubuh kita dirancang untuk menjaga denyut nadi; kita adalah makhluk biologis yang sejak awal diprogram untuk merawat raga. Namun hari ini, medan […]
TIDAK ADA di antara kita yang memilih untuk lahir dari rahim siapa, di suku apa, atau dalam strata ekonomi mana. Itulah nasab, sebuah titik awal yang given. Nasab bukan prestasi, bukan aib, bukan jaminan kesuksesan. Nasab bukan legitimasi untuk menyombongkan diri, bukan pembenaran atas kemalangan, dan pasti bukan garis finish. Nasab hanyalah konteks, awal dari pertanggungjawaban. Dari titik inilah, […]
Barangkali ada fase ketika kita menganggap syukur adalah perkara yang sederhana dan mudah. Semudah mengucap “alhamdulillah” saat bahagia, saat rezeki lancar, saat urusan dilancarkan, saat hidup terasa sedang berpihak kepada kita. Namun, realitas hidup menyuguhkan wajah yang tak selalu ramah. Ada kalanya langkah terasa abot dan seret, benak memikul tanya, dan apa yang terjadi tak […]
Dunia sedang kocar kacir. Segala ruang informasi semakin getol memberitakan pergolakan: geopolitik, ekonomi, narasi pengetahuan, dan berbagai kepentingan lain. Persilangan ruang dan waktu, nilai, kemerdekaan dan keterpenjaraan, bahkan persilangan diri kita sendiri — sering mendorong kita untuk memuaskan diri dengan ‘hanya’ mengamati kejadian yang besar dan jauh di kota seberang, negeri seberang, bahkan kalau mungkin […]
Pernah merasa hidup makin rumit karena terlalu banyak dipikirkan, tapi justru makin nggak menemukan arah? Di tengah dunia yang serba cepat, bising, dan penuh distraksi—kita sering bereaksi sebelum memahami, memutuskan sebelum menimbang, dan akhirnya terjebak dalam overthinking yang melelahkan. Lalu, bagaimana jika kita kembali pada satu “algoritma” yang telah teruji oleh zaman? Algoritma Nabi Muhammad—sebuah […]
Pernahkan kita menyadari bahwa justru dalam kesunyianlah suara yang sejati itu terdengar? Bahwa dalam suasana sepi, kontemplatif dan meditatif seperti itu – atau dalam posisi keterpinggiran, ketersingkiran – justru bergaung-gaung swaraning asepi? Sirrullah, rahasia kebenaran Allah yang hakiki? [Emha Ainun Nadjib] Bulan ini Rutinan Sinau Bareng Majelis Maiyah Waro’ Kaprawiran memasuki etape 4 dari, insyaAllah, […]
Di malam hari, Jum’at, 13 Maret 2026, kami menggelar sebuah ruang untuk melingkar dan belajar bersama: Tuwuh Tresna Edisi 2 di Angkringan Obong, Tamanwinangun, Kebumen. Dan malam itu, sedulur yang datang lebih banyak daripada edisi sebelumnya. Acara sinau bareng dimulai sekitar pukul 21.30, setelah sedulur semua melaksanakan salat tarawih—karena edisi 2 bertepatan dengan Ramadhan. Ketika […]
Jum’at malam, 27 Maret 2026, Majelis Tawashshulan rutin kembali digelar di kediaman Kamituwa Damar Kedhaton, Wak Syuaib, di Desa Iker-Iker Geger, Cerme, Gresik. Suasananya sederhana, hangat, dan menghadirkan kedekatan yang sulit dicari padanannya di tempat lain. Sebagaimana biasanya dalam forum-forum sinau bareng Maiyahan, majelis tidak berhenti ketika doa penutup dilantunkan. Justru selepas itu, ada ruang […]
Sejuk menyelimuti malam. Hening yang seolah memuat banyak makna, penuh oleh kemungkinan-kemungkinan yang belum terucap. Tepat pada malam Minggu, 28 Maret 2026, Rutinan Sinau Bareng Majlis Gugurgunung kembali digelar. Bertempat di Griya Surya Pringsari No.49, Pringapus, Kabupaten Semarang—ruang sederhana yang malam itu menjadi tempat berlabuhnya rasa dan makna. Mengangkat Tema “Sasi Tembang Wulan Tembung” dengan […]
Malam itu, udara terasa dingin. Bukan hanya karena angin yang berhembus pelan, tapi juga karena ada jarak yang baru saja dipatahkan. Rindu yang lama tersimpan, akhirnya menemukan jalannya untuk pulang. Satu per satu orang berdatangan, saling berjabat tangan, mengucapkan “wilujeng boboran.” Pertemuan itu terasa sederhana, tapi justru di situlah letak kemewahannya. Dengan khidmat, kegiatan diawali […]
Menampilkan 1-20 dari 13
























