Generasi muda sering kali dilihat sebagai harapan masa depan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk kepemimpinan. Mereka membawa semangat, inovasi, dan gagasan segar yang dapat membawa perubahan positif. Namun, seringkali mereka mendapati diri mereka berada dalam posisi yang selalu mendengar nasihat dari generasi tua. Meskipun nasihat ini mungkin bermanfaat dalam banyak kasus, jika berlebihan bisa menjadi […]
Mukaddimah
Semua orang bisa mendapat warisan, warisan harta ataupun warisan ilmu. Warisan ilmu bisa dikejar harta. Tapi warisan harta justru sering menjauh dari ilmu. Warisan yang berguna adalah warisan yang bisa mengiringi setiap langkah. Yang tetap berguna dalam keadaan mendaki dan menukik. Kaki yang kuat, tekad yang hebat, dan niat yang tak tersekat. Mari Sinau Bareng, […]
Penggambaran suatu objek tertentu selain ditentukan oleh suatu sudut atau titik tertentu yang menjadi titik awal untuk penggambaran maka faktor metode dan alat yang digunakan untuk menggambarkan suatu realita tertentu. Sama halnya ketika menggambarkan suatu bangsa yang bernama Indonesia maka dapat dilihat melalui angle atau sudut tertentu, ambil saja misalnya sudut sejarah mendekati akhir oktober […]
Pagelaran kontestasi para calon pemimpin negeri sedang mendominasi topik percakapan sehari-hari. Begitu masif informasi terisi hampir di setiap kolom di ruang-ruang digital maya yang mengabarkan progres kompetisi demokrasi. Bahkan sudah mulai bergeser di warung-warung kopi yang biasa nuansanya hangat persaudaraan menjadi laga perdebatan dan rasan-rasan tentang tindak-laku para calon pemimpin lima tahunan. Intrik elit politik […]
Rasulullah Saw. bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Na’im: كَادَ اْلفَقْرُ أَنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Artinya: “Kemiskinan itu dekat kepada kekufuran.” Hadis tersebut setidaknya memiliki 3 makna, yaitu: Orang-orang miskin harus selalu hati-hati atau waspada terhadap kemiskinannya. Hal ini disebabkan keadaannya yang serba kekurangan dapat menggodanya untuk melakukan kemaksiatan guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. […]
Fenomenon atau fenomena merujuk pada berbagai peristiwa, objek, atau situasi yang dapat diamati, dijelaskan, atau dipahami melalui pengalaman manusia. Fenomena adalah hasil interaksi antara realitas sejati dengan kemampuan manusia untuk mengamati dan merasakannya. Fenomena bisa sangat beragam, mulai dari fenomena alam seperti gerhana matahari dan gelombang pasang, hingga fenomena sosial seperti tren budaya atau perubahan […]
Banyak contoh di zaman kenabian betapa sebuah peradaban besar hancur karena masyarakatnya telah melupakan apa hakikat hidup yang sesungguhnya. Harta, tahta, dan wanita telah menjadi tujuan hidup menggantikan Ketuhanan, Kemanusiaan, Kedamaian, dll. Bahkan dalam sejarah yang paling dekat dengan kita: Sriwijaya, Singasari, Majapahit, Mataram Islam mengalami kemunduran salah satu penyebab utamanya adalah lupanya mereka kepada […]
Bertahan hidup adalah bagian penting yang telah tertanam pada setiap makhluk hidup dalam menjalani hidupnya. Namun, kepastiannya bahwa kehidupan itu sendiri punya akhir. Dan meskipun mati menjadi sebuah keniscayaan, agama melarang manusia untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Semua makhluk hidup pasti mati, tapi tak semuanya mampu memberi arti. Lebih jauh lagi, agama memaknai hidup dan mati […]
Qulnahbiṭụ min-hā jamī’ā, fa immā ya`tiyannakum minnī hudan fa man tabi’a hudāya fa lā khaufun ‘alaihim wa lā hum yaḥzanụn Kami berfirman : “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. Al-Baqarah : 38 […]
“Kalau kita bilang, ‘negara kita sedang krisis’, itu semacam tawadlu’ sosial, suatu sikap yang menghindarkan diri dari sikap sombong. Kalau pemerintah kita terus berutang triliunan dolar, itu strategi agar kita disangka miskin. Itu taktik agar dunia meremehkan kita. Karena kita punya prinsip religius bahwa semakin kita direndahkan oleh manusia, semakin tinggi derajat kita dihadapan Allah. […]
““Nandur o apik, nglakoni apik”. Dua wejangan dari Mbah Nun yang selalu melintas di pikiran kita dan selalu membuat kita merasa bahwa belum menjadi manusia yang apik (baik), tentu kita mengingat history bahwa manusia merupakan makhluk yang paling sempurna diciptakan Allah dibandingkan makhluk-makhluk lainnya. Predikat ini terkadang membuat manusia ujub, takabur, dan tamak, misalnya mengganggap […]
Harus diakui memang, dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari, betapa masyarakat Jawa sungguhlah lekat dengan nilai-nilai spiritualitas. Tidak melulu diartikan dengan pemahaman agama tertentu, tapi orang Jawa begitu kaya akan aktivitas penanda, yang dapat dilihat sebagai bentuk ikhtiar untuk menjaga kesatuan dan keselarasan paket antara yang jasmani dan ruhani, lahir dan batin, yang sakral sekaligus yang […]
Pada suatu saat Kanjeng Nabi bertanya kepada para sahabat, “Katakan kepadaku, siapakah makhluk Allah yang paling besar imannya?” Para sahabat menjawabnya dengan menyebut tiga golongan: para malaikat, para nabi yang dimuliakan oleh Allah, dan para syuhada. Tetapi ketiganya belum jawaban yang tepat. “Lalu siapa, wahai Rasul?” tanya para sahabat. Kemudian Rasullullah bersabda, “Kaum yang hidup […]
Nabi Isa (dalam riwayat lain, Nabi Musa) melewati seorang lelaki pembuat pelana yang sedang berdoa dan berkata di dalam doanya: “Ya Allah, seandainya aku tahu di mana keledai yang Engkau tunggangi maka aku akan membuatkan untuknya sebuah pelana yang dipenuhi oleh batu permata.” Isa menggoyang-goyangkan badan lelaki itu sambil berkata: “Celakalah engkau, memangnya Allah Yang […]
Suluk secara harfiah bermakna jalan. Orang yang menempuh jalan tersebut disebut salik. Menurut istilah, suluk dapat dimaknai sebagai upaya hamba (salik) mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah yang bertujuan menyucikan diri dari berbagai bentuk kesalahan dengan memperbanyak zikrullah Konsep suluk dalam kebudayaan Jawa memiliki akar yang sangat dalam dan erat kaitannya dengan agama Islam […]
Setiap dari kita membawa dua “konten” yang melekat bersama dengan segala “fitur”. Pertama adalah unsur genotipe. Ia ada sebagai sekumpulan partikel yang datang dari orang tua, leluhur dan tetua. Genotipe nyaris tak bisa diubah kecuali dengan perlakuan khusus yang seiring perkembangan bioteknologi semakin banyak diupayakan. Kedua, fenotipe. Unsur inilah yang bisa kita tangkap dengan Indera. […]
Bismillahirrahmaanirrahiim لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا Sungguh telah ada dalam diri Rasulullah Saw. teladan yang baik bagi mereka yang menginginkan (pertemuan dengan) Allah SWT dan juga (datangnya) hari akhir, serta berdzikir kepada Allah dengan banyak.” (Al Ahzab ayat 21) Majelisan edisi ke-85 Lingkar […]
Niscaya telah dihadirkan Duta yang berasal dari kalangan kalian sendiri, yang berat hatinya atas derita kalian, yang amat sangat menginginkan kedalaman keimanan kalian, serta jiwanya penuh kasih sayang kepada orang-orang yang beriman. (At-Taubah: 128) Ini ayat kerap dibaca saat dibaan atau acara shalawatan. Sebagian besar santri hafal dan menjadikannya wirid harian. Tulisan ini akan mentadabburi […]
Pada fase hidup manusia melalui dua proses yang harus senantiasa menyertai, pertama yaitu proses bertambahnya jumlah dan ukuran sel dalam tubuh yang disebut fase pertumbuhan. Pertambahan jumlah sel mengakibatkan jumlah bertambahnya jaringan dan organ tubuh yang kian membesar. Kemudian kedua, proses pematangan dari sel tubuh menuju kedewasaan yang disebut dengan fase perkembangan, yang ditandai dengan […]
Pameran demokrasi sudah berjalan dan akan dimulai. Para aktor juga sudah banyak dipajang di ruas-ruas jalan berukuran raksasa dengan tagline kalimat khas, bak janji-janji para dewa. Ada dialektika unik ketika di bawah pajangan itu ada seorang ibu muda sedang menggerutu karena jemuran baju sekolah anaknya tak kunjung kering akibat pajangan sang aktor tersebut menghalangi sinar […]
Menampilkan 221-240 dari 363
























