وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran). (QS. Ali ‘Imran: 140) Kehidupan selalu berputar sesuai dengan Iradah-Nya. Berbagai macam hal berdatangan silih berganti dengan tiada henti. Kita dipertemukan dengan berbagai macam kejadian. Ada yang membahagiakan, menyedihkan, dan ada juga yang mengkhawatirkan. Kita […]
Mukaddimah
Dalam masyarakat yang mengaku religius, mengapa praktik keberagamaan justru sering melahirkan kultus individu? Mengapa kritik terhadap tokoh agama, pemimpin politik, atau figur intelektual lebih mudah memicu kemarahan kolektif dibanding pelanggaran terhadap nilai-nilai ketuhanan itu sendiri? Apakah ini tanda kedewasaan iman, atau justru indikasi bahwa orientasi ketuhanan kita telah bergeser secara halus dari Tuhan kepada manusia? […]
Sanggar Kedirian—Majelis ‘Ilmu Muhammad Ainun Nadjib Memasuki Panca Dasa Sanggar Kedirian atau 15 Tahun perjalanan, tentunya telah mengalami pasang surut. Lika-liku perjalanan dialami, juga di dalamnya mengalami datang dan pergi begitu saja sosok-sosok yang mengukir perjalanan Sanggar Kedirian menjadi salah satu simpul Maiyah di negeri ini. Apapun yang terjadi, apapun yang dialami, seberat apapun duka […]
Selamat datang di zaman “semau-maumu”. Penguasa rebutan kuasa atas perut bumi Paguyuban masyarakat ikut antre jatah tambang. Rakyat di bawah ikut bersorak selama ada bantuan dan subsidi. Semua mau hidup “seenaknya sendiri” menuruti nafsu, tapi lupa bahwa semua pilihan pasti ada akibatnya. Hutan habis, sungai menghitam, udara jadi racun, tapi kita masih bisa bercanda: “Yang […]
Keluwesan Maiyah selalu melahirkan butiran-butiran ilmu yang tidak pernah berhenti mengantarkan kita memasuki pintu-pintu kemungkinan yang teramat luas. Setiap apa yang hadir dalam lingkaran perjumpaan itu, disadari atau tidak, kerap mengendap menjadi hikmah yang mengiringi langkah kita. Ia muncul seperti gelombang energi yang diam-diam bekerja di dalam diri. Ada getaran yang mengalir, dan darinya tumbuh […]
SANGGAR KEDIRIAN – Majelis Ilmu Muhammad Ainun Nadjib Bencana alam berupa banjir bandang di negeri ini memakan korban ribuan jiwa dan harta benda yang hanyut diterangkan gelondongan kayu-kayu, bahkan terpendam tanah berlumpur. Bencana ini adalah bom waktu yang diciptakan manusia sendiri dengan merusak alam yang begitu massif dan luar biasa tingkat kerusakannya. Tawashshulan tidak dalam […]
Beberapa upaya untuk memisahkan spiritualitas, dalam hal ini Tuhan dan agama, dari kepentingan publik dan politik kini semakin masif dilakukan. Terutama kepada generasi muda yang mudah di-brainwash dalam proses pencarian jati diri. Itulah sasaran empuk sekularisme. Para pemuda dibombardir narasi-narasi “Barat” agar tidak percaya diri terhadap budaya dan agamanya sendiri; didorong mengikuti arus pemikiran modern […]
Dalam beberapa bulan yang lalu Maiyahan kami membuka diskusi tentang “Gegolet”—di mana tanpa kita sadari setiap manusia dalam proses kesadaran penuh ataupun tidak, pasti menjalankan proses itu. Kita mencari jati diri, mencari makna hidup, mencari asal-usul, dan pada akhirnya mencari Tuhan dalam denyut kehidupan sehari-hari. Dalam proses “Gegolet” kita menanamkan niat dalam diri kita sendiri […]
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia serentak merayakan Hari Pahlawan Nasional, sebuah momen sakral yang berakar kuat pada heroisme Pertempuran Surabaya tahun 1945. Peringatan ini kembali hadir, tidak hanya sebagai ritual tahunan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan atau upacara bendera yang khidmat, tetapi sebagai cermin kolektif untuk mengukur sejauh mana kita telah mewarisi dan […]
Sebuah dongeng, seekor anjing besar milik seorang raja mengamuk di jalanan. Ia menghancurkan, menggingit, menakuti siapa saja yang ia temui. Di dalam sebuah surau (mushola jaman mbien), ada seorang santri alim – si ustadz, sebut saja. Ia baru saja pulang belajar pada seorang Syaikh di puncak gunung. Belajar kesabaran, hukum-hukum, bahkan “melihat Tuhan”, sebagai kekasih […]
Memasuki masa satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, kita menghadapi sejumlah besar pertanyaan: bukan hanya apa yang telah dicapai, tetapi bagaimana kabinet bergerak dalam medan stakeholder yang sangat kompleks. Visi “Koalisi Indonesia Maju” (KIM) sebagai wadah politik pemerintahan ini memang sudah dipetakan sebagai kerangka besar. Namun kenyataannya, seperti riset “Grease and Effective Cabinet Model” menunjukkan, kabinet di […]
Pernahkah Engkau duduk sebentar, lalu bertanya pada dirimu sendiri: apa sebenarnya keahlianmu? Fadhilah apa yang Allah titipkan kepadamu? Pertanyaan itu semakin terasa penting ketika kita sadar, sering kali kita tidak mampu menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya. Bukankah Rasulullah ﷺ sudah mengingatkan lewat sabda beliau yang agung: “Idza wusid al-amru ila ghairi ahlihi fantadziris-sa’ah.” Jika […]
Emha Ainun Nadjib (Mbah Nun) dalam Gerakan Punakawan Atawa Arus Bawah (1994) menulis bahwa kekuatan rakyat kecil sering kali tidak dianggap, padahal justru di situlah denyut perubahan sosial dan politik berakar. Arus bawah bukan sekadar istilah, melainkan kenyataan bahwa masyarakat biasa memiliki daya untuk menentukan arah sejarah. Dari kesadaran inilah lahir kebutuhan untuk menegaskan kembali […]
Momentum bulan kelahiran Muhammad bin Abdullah selalu membawa kegembiraan. Pun empat belas abad setelahnya. Kelahiran manusia kekasih Allah SWT. Manusia yang merupakan perwujudan cinta yang seimbang. Mewujudnya kelembutan cinta kasih dalam perilaku kemanusiaan. Contoh paripurna sebagai modal utama menjalani kehidupan. Maiyahan Ma’syar Mahamanikam terlaksana pada 27 Rabi’ul-Awal 1447 H/20 September 2025 M masih dalam suasana […]
Di sebuah tanah batin yang kita tempati bersama, 19 tahun lalu tumbuh satu tanduran. Ia tidak berasal dari siapa-siapa, tapi tumbuh dari cinta yang dititipkan langit kepada manusia-manusia yang mau merunduk, saling belajar, dan saling menjaga. Tanduran itu bernama Bangbang Wetan. Dalam jagat Maiyah, Mbah Nun mengajarkan bahwa hidup ini adalah ladang. Setiap kita adalah […]
Sebenarnya, tema gembira bernegara adalah suatu yang terasa ringan didengar, tetapi sesungguhnya memuat kegelisahan yang dalam. Di tengah situasi negara yang bisa dikatakan masih belum tertata dengan baik, ide untuk tetap bisa “gembira” sebagai warga negara seolah menjadi paradoks, atau bahkan ironi. Mbah Nun pernah menulis bahwa negara ideal adalah negara yang berikhtiar semaksimal mungkin […]
Pernahkah kita menyadari bahwa ketidaktahuan bisa menjadi ancaman serius dalam hidup kita? Ketidaktahuan bukan sekadar kekurangan informasi—ia adalah virus laten yang menggerogoti cara kita berpikir, bersikap, dan membuat keputusan. Ketidaktahuan menciptakan korban: dari kebodohan, ketidakbijaksanaan, hingga kesombongan. Inilah sebabnya, ketidaktahuan bukan hanya harus disadari, tetapi juga layak diperangi. Sumber ketidaktahuan tidak hanya berasal dari dalam […]
Apa yang bukan makhluk hidup, tapi bisa bernapas? Adalah subuh. Wa Subhi idza tanaffas. Ini adalah pertanyaan seorang pendeta keppada Abul Qosim Al Junaidi, seorang sufi di abad-abad terakhir kejayaan Islam. Qumil Layla illa qolila, mereka yang terbangun bahkan sebelum subuh akan berada di barisan pertama orang-orang yang kesadarannya dihidupkan, ketika begitu banyak kesadaran menganggap […]
Sebuah getar sunyi yang menembus relung hati–bukan semata ratap, tetapi panggilan kosong yang merindu pijakan makna. Dlm basa Sunda, kadungsang‑dungsang meramu kegersangan jiwa, mengoyak rasa yang terombang, terserak, tanpa pegang pada akar nilai. Jika kita menyaksikannya dlm kancah sosial‑politika, inilah nyanyian hati kolektif yang kehilangan napas: kebijakan bagai bayang‑bayang, pelayanan tanpa keramahan, dan nurani yang […]
“Gegolet”—sebuah kata dari bahasa Jawa (Cirebon, Brebes, Tegal, Banyumas dan sekitarnya) yang sederhana namun sarat makna. Kata dasarnya adalah “golet”, yang berarti mencari. Sementara imbuhan “ge-” dalam tradisi lisan masyarakat Jawa atau daerah sekitar Banyumas—sering memberi nuansa proses yang mengalir, dilakukan secara alami, berulang, dan sering kali dalam suasana ringan atau akrab. Kita mengenal misalnya […]
Menampilkan 81-100 dari 362
























