Bagi sebagian yang terlatih dengan optimis hingga menjadikan dirinya apatis, sering kali melihat linieritas suatu fakta sebagai kebenaran tunggal yang berlaku mutlak. Maka tidak mengherankan bila dengan keyakinan tersebut menganggap bahwa dalam suatu pencapaian, posisi adalah kunci utamanya hingga secara totalitas meyakini bahwa posisi menentukan prestasi. Sehingga baginya adalah wajar kiranya bila posisi yang dianggap […]
Mukaddimah
Kalau ada orang tombok nomer togel dan angkanya keluar di undian itu namanya tembus. Tapi disini tidak akan membahas bagaimana cara mengutak-atik nomor agar tembus togel, apalagi itu dilarang negara juga agama. Istilah tembus dalam bahasa lain adalah JUTUL. Kita punya harapan dan cita-cita, tentunya kita keinginan Jutul atau terwujud. Begitu pula dengan doa yang […]
Sering kali kata “munkar” kita definisikan begitu saja sebagai suatu norma yang sudah jelas salah, tanpa pernah dibedah lebih dalam. Pemahaman yang kurang komprehensif ini justru berpotensi menyeret kita pada penyempitan makna. Ketika sebuah kata tidak terus didiskusikan, dipertanyakan, dan ditumbuhkan melalui sudut pandang baru, maka ia berhenti menjadi nilai hidup dan sekedar jadi label […]
Akhir-akhir ini dunia tengah riuh. Banyak suara saling bersahut-sahutan, klaim kebenaran berlomba menjadi yang paling diamini. Ada negara adidaya yang merasa sah menculik presiden negara lain. Ada komedian yang yakin sentilannya adalah bentuk keberpihakan paling benar. Entah di dalam negeri maupun luar, di mana-mana orang merasa benar, dan wajib diamini pembenarannya. Di tengah kebisingan itu: […]
Di kampung kesadaran kita, rasanya ada yang perlu kita luruskan bersama tentang cara bertani. Bukan bertani padi, kelapa, atau sawah, tapi bertani manusia. Kita mendirikan ormas, organisasi, jamaah, komunitas dengan niat menjadi ruang semai. Namun pelan-pelan, tanpa sadar, ruang-ruang itu berubah menjadi kebun milik pribadi. Benih kesadaran ditanam bukan supaya tumbuh merdeka, melainkan supaya kelak […]
Setiap hari, pikiran sadar kita memainkan peran sebagai sutradara yang percaya diri, mengira dialah yang mengendalikan alur cerita hidup. Namun, benarkah demikian? Bagaimana jika kita sadar bahwa 90% dari tindakan, kepercayaan, dan ketakutan kita justru digerakkan oleh sang dalang tak terlihat: pikiran bawah sadar? Ia menyusun skenario dari memori yang terlupakan, trauma yang dikubur, dan […]
Jika akan bepergian ke suatu kota lantas naik bus, kita tidak perlu tau niat setiap penumpang mengapa menuju kota tersebut. Tidak perlu usil mencatat alasan kenapa orang jadi seperjalanan menuju kota itu. Kita hanya perlu menjaga adab selama perjalanan, tidak mengganggu penumpang lain, tidak merusak fasilitas bus, dan mengganggu sang sopir. Utamanya malah harus bisa […]
RELEGI EDISI JANUARI 2026 DRAMATURGI BENCANA EKOLOGI LAKON SALAH URUS ATAU SKENARIO PEMBIARAN YANG DISENGAJA ? Apakah bencana ekologi yang kita saksikan hari ini hanyalah sebuah kebetulan alamiah? Ataukah ia merupakan sebuah lakon yang telah disusun rapi dalam naskah keserakahan dan pembiaran? Mari melingkar dan membedah “Dramaturgi Bencana Ekologi”. Kita akan mencari tahu: apakah ini […]
Kita sering mengeluh tentang zaman yang kering kasih sayang, seolah dunia semakin gaduh oleh kebencian, saling mencurigai, dan kelelahan hati. Namun jarang kita bertanya: sudahkah kita menanam cinta hari ini? Sudahkah kita nandur tresno, atau kita hanya sibuk memanen luka? Cinta bukan warisan. Ia bukan sesuatu yang turun dari langit begitu saja. Tresno itu benih […]
“Eling” artinya ingat. Apa dan siapa yang diingat, kapan dan dimana kita ingat, kenapa dan bagaimana cara kita mengingat, pasti sangat luas konteksnya. Kita fokuskan untuk ingat, betapa Allah telah begitu bermurah hati kepada Paseban Majapahit. “Waspada” artinya hati-hati. Letak dan penerapannya tak kalah luas dengan kata eling itu sendiri. Kita terus berusaha untuk selalu […]
Berakar dari kata wit dalam Bahasa Jawa Kuno dan Sansekerta, ia menunjuk pada pokok, pangkal, atau garis awal yang menumbuhkan segala cabang. Dalam Bahasa Sunda, kawitan juga berarti mengawali—sebuah tindakan sadar untuk memulai, bukan sekadar kejadian yang terjadi begitu saja membawa kita kembali pada makna paling dasar dari perjalanan hidup: asal mula. Dari sini, kawitan […]
Mari sejenak kita ingat berita-berita yang belakangan ini kerap memenuhi layar kita: banjir bandang yang menyapu permukiman, tanah longsor yang menimbun kehidupan, kabut asap yang mengganggu napas, atau cuaca ekstrem yang mengacaukan panen. Setiap kali itu terjadi, kita dengan mudah menyebutnya: “Bencana Alam”. Namun, perlahan kita mulai bertanya: Benarkah ini murni bencana dari “alam”? Atau, […]
Di bawah langit Kudus yang senantiasa membawa napas perjuangan para wali dan buruh-buruh tangguh, kita berkumpul bukan untuk sekadar merayakan angka yang berganti di kalender. Kita hadir untuk sinau bareng, membedah kembali sebuah pesan sunyi namun lantang dari Simbah kita, dalam tulisannya: “Tahun Baruku di Jalanan”. Mbah Nun mengajak kita untuk tidak “mendongak” saat tahun […]
Tidak semua resah berasal dari kekurangan. Kadang ia tumbuh dari kesadaran bahwa ada yang lebih besar, yang belum kita jalani. Setiap dari kita membawa keresahan. Ada yang menyeretnya seperti beban. Ada pula yang menjadikannya jalan. Keresahan bukan tanda kelemahan. Ia justru kompas—penanda arah—bahwa ada sesuatu yang tidak beres, ada sesuatu yang ingin disuarakan, meskipun tak […]
Dari dulu kita sering memahami sebuah bangsa dan negara dengan analogi kapal. Hal itu muncul mungkin karena Indonesia adalah negara maritim, sehingga kapal menjadi analogi yang dekat dengan kita. Secara teknis pun, kapal memang cocok diibaratkan sebagai negara dibandingkan dengan alat transportasi lainnya. Sebab kapal tidak bisa berhenti dan berjalan di sembarang tempat. Jalurnya tanpa […]
Awal tahun. Sudah se-progress apa diri kita? Mukaddimah kali ini akan diawali dengan sebuah ilustrasi: Sebuah daun kering jatuh ke sungai yang mengalir. Banyak arah-arah aliran sungai, ada yang menuju persawahan, menuju sungai kecil desa, dan juga menuju ke muara. Daun kering itu terkadang tersangkut di tepi sungai, terbawa lagi arus, hampir masuk ke irigasi […]
Hidup manusia jarang sepenuhnya salah atau benar. Ia lebih sering bergerak di wilayah abu-abu, tempat akal merasa wajar, namun nurani diam-diam bertanya. “Ngono yo ngono, ning ojo ngono”. Bukan larangan untuk hidup, melainkan pengingat agar langkah tidak kebablasan. Sebab setiap kebolehan selalu mengandung batas, dan setiap langkah layak ditanya kepantasannya. Lalu, hidup ini sedang menuju […]
JUGURAN SYAFAAT | Edisi : 153 | DEMOKRASI LA ROIBA FIH | Jumat, 26 Desember 2025, 20.00 WIB | Hetero Space Banyumas, Purwokerto. #JSDes Di tengah kehidupan berbangsa hari ini, kita semua berdiri di sebuah ruang yang penuh tanda tanya: sampai sejauh mana demokrasi yang kita junjung benar-benar memanusiakan manusia? Demokrasi kerap diumpamakan sebagai rumah […]
بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ Segala puji bagi Allah, Tuhan yang menciptakan manusia dari tanah, meniupkan ruh dari sisi-Nya, lalu menurunkannya bukan untuk tersesat, tapi untuk berjuang menemukan kembali jalan pulang. Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, guru seluruh guru, yang mengajarkan bahwa perjalanan manusia di bumi bukan untuk mengangkat dirinya, tetapi untuk diangkat […]
Setiap perjalanan manusia menyimpan satu momen sunyi yang mengubah arah seluruh hidupnya—momen yang kita sebut titik balik. Ia tidak selalu hadir dalam bentuk peristiwa besar, kadang ia hanya berupa getaran kecil di ruang batin, tetapi cukup kuat untuk menggoyahkan cara kita memandang diri, dunia, dan makna keberadaan. Titik balik adalah ketika kesadaran kita berhenti berputar […]
Menampilkan 61-80 dari 362
























