
Hasil untuk "Semak"
Ditemukan 21 hasil (20 artikel, 1 simpul).
Simpul Terkait

Artikel Terkait

Syukur Itu Perintah atau Kesadaran?
Sejak awal hingga menjelang Subuh, suasana Majelis terasa hidup. Obrolan ringan perlahan-lahan menjadi ruang tafakkur dan tadabbur bersama. Dulur-dulur yang hadir saling melempar gagasan, cerita pengalaman, hingga perenungan yang mendalam. Tidak ada sekat antara yang berbagi dan mendengarkan. Semua hadir dalam posisi yang setara: sama-sama belajar, sekaligus sama-sama mencari makna. Dua Ranah Syukur “Jalan Syukur” […]

Kerinduan Membuncah yang Sejenak Terobati
Malam di Kenduri Cinta Jumat lalu bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momen di mana suasana terasa lebih hangat dan hati terasa lebih lapang. Kehadiran Bu Via membawa getaran ketulusan, menyampaikan pesan yang menyentuh akar paling dasar dari perjalanan kita bersama di Maiyah: Manfaat dan Kedaulatan. Tanpa ada informasi sebelumnya, Bu Via hadir di Kenduri […]

Di Tengah Noise, Jalan Syukur Ditemukan
Siapa sangka, akan ada dua kegiatan yang berlangsung bersamaan hingga menimbulkan “noise”. Cak Fauzi, selaku tuan rumah Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton, pun tidak mengetahui hal itu sebelumnya. Begitu pula tetangga rumahnya—seorang pendekar PSHT—juga tengah menggelar agenda Halalbihalal bersama para pendekar lainnya. Majelis Ilmu Telulikuran Damar Kedhaton edisi ke-112 digelar di Rumba (Rumah Baca) Nusantara, […]

Meneropong Arah Rumah
Dunia sedang kocar kacir. Segala ruang informasi semakin getol memberitakan pergolakan: geopolitik, ekonomi, narasi pengetahuan, dan berbagai kepentingan lain. Persilangan ruang dan waktu, nilai, kemerdekaan dan keterpenjaraan, bahkan persilangan diri kita sendiri — sering mendorong kita untuk memuaskan diri dengan ‘hanya’ mengamati kejadian yang besar dan jauh di kota seberang, negeri seberang, bahkan kalau mungkin […]

Cerita dari Sasi Tembang Wulan Tembung
Sejuk menyelimuti malam. Hening yang seolah memuat banyak makna, penuh oleh kemungkinan-kemungkinan yang belum terucap. Tepat pada malam Minggu, 28 Maret 2026, Rutinan Sinau Bareng Majlis Gugurgunung kembali digelar. Bertempat di Griya Surya Pringsari No.49, Pringapus, Kabupaten Semarang—ruang sederhana yang malam itu menjadi tempat berlabuhnya rasa dan makna. Mengangkat Tema “Sasi Tembang Wulan Tembung” dengan […]

Cerita dari Boboran Babaran
Malam itu, udara terasa dingin. Bukan hanya karena angin yang berhembus pelan, tapi juga karena ada jarak yang baru saja dipatahkan. Rindu yang lama tersimpan, akhirnya menemukan jalannya untuk pulang. Satu per satu orang berdatangan, saling berjabat tangan, mengucapkan “wilujeng boboran.” Pertemuan itu terasa sederhana, tapi justru di situlah letak kemewahannya. Dengan khidmat, kegiatan diawali […]

Semua Teman adalah Lawan Sebagai Pemicu untuk Fastabiqul Khairat
Malam itu tidak ramai. Hanya dua belas orang yang masih setia hadir, menjaga istiqamah dalam lingkaran kecil Sinau Bareng. Di tengah kesederhanaan itulah suasana justru terasa hangat dan intim—cukup untuk menyalakan percakapan yang pelan, tapi dalam. Mas Feri membuka forum seperti biasa. Ia memulai dengan mukaddimah sebagai pengantar, sekaligus pemantik diskusi. Kalimat-kalimat awal itu tidak […]

Refleksi Ramadlan dan Kesadaran
Kegiatan Maiyah Simpul Sulthon Penanggungan Pasuruan berlangsung dalam suasana khidmat dan reflektif, diawali dengan tawasul yang dipimpin Cak Taufiq. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sdr. Hamzah serta lantunan sholawat dari Tim Banjari yang dipimpin Ustadz Luqman. Atmosfer spiritual yang terbangun sejak awal menjadi fondasi penting bagi jamaah dalam memasuki ruang perenungan […]

Bābul ‘Ilmi
Jika ilmu diibaratkan sebagai sebuah “kota”, mengapa ia memiliki “pintu”? Apa yang sebenarnya dijaga oleh pintu itu, akses, adab, atau cara memahami? Lalu, apa yang terjadi jika seseorang masuk tanpa melaluinya? Di zaman sekarang, ketika informasi terasa terbuka ke segala arah, apakah kita masih mengenal konsep “pintu”, atau justru merasa bisa langsung masuk ke mana […]

Belajar Menjadi Glitch in the Matrix
Sabtu, 14 Maret 2026, ba’da tarawih. Suara tadarus Al-Qur’an bersahutan dari beberapa masjid dan mushola. Pada saat yang sama, para sedulur Maiyah Pasuruan telah berkumpul di Omah Suket, tempat maiyahan kali ini digelar. Tadarrus Zaman menjadi tema Sinau Bareng malam itu. Suasananya terasa santai. Diskusi ditemani suara gemericik air dari kolam koi yang berada di […]

Cerita dari Upa Angkara
HUJAN turun hampir sepanjang hari, bahkan semakin deras menjelang acara dimulai—seolah berkah ditumpahkan tanpa jeda pada hari itu. Menjelang malam, hujan akhirnya mereda, memberi kesempatan para penggiat untuk kembali merapikan area tenda dan panggung Kenduri Cinta di Plaza Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. Satu per satu jamaah mulai berdatangan; sebagian masih menenteng payung yang basah, […]

Menyemai Kekuatan dan Integritas
Sabtu malam, 28 Februari 2026. Jarum jam menunjukkan pukul 21.00 WIB ketika hujan turun cukup deras di Dusun Bumbungan, Desa Sumbersuko, Kabupaten Pasuruan. Jalanan kecil menuju OTES Omah Tengah Sawah tampak basah oleh guyuran langit sejak sore. Namun hujan malam itu justru seperti menjadi pembuka suasana—menghadirkan kesunyian yang hangat sebelum perjumpaan dimulai. Satu per satu […]

Cerita dari Pro-Eksistensi Ilahiah
Malam itu, langit Lamongan terlihat mendung menggantung seperti sedang memayungi proses sinau bareng, tidak seperti hari-hari sebelumnya yang hampir dari sore sampai malam hujan gerimis, forum Sinau Bareng kembali digelar di halaman belakang Warkop Sedjati dalam suasana hangat dan cair. Jamaah duduk melingkar, sebagaimana biasanya: tanpa jarak, tanpa podium tinggi, tanpa klaim paling benar. Tema […]

Menjaga Pusaka Puasa
Acara Maiyah Cirrebes edisi 28 Februari 2026 mengangkat tema Pusaka Puasa sebagai ajakan untuk menjaga pusaka spiritual dalam perjalanan hidup. Kegiatan diawali dengan tawashulan, kemudian dilanjutkan dengan refleksi kehidupan jamaah yang diarahkan pada tema Pusaka Puasa untuk di-titeni, di-sinau-i, serta dibagikan nilai dan pengalamannya kepada sesama. Salah satu penggiat Maiyah Cirrebes menegaskan bahwa pusaka maiyahan […]

Blind Spot
Disadari atau tidak oleh kita semua, terlalu banyak waktu yang kita miliki terbuang di jalan raya, tidak terlalu berlebihan kiranya jika kita katakan untuk saat ini setengah jatah umur semua orang dihabiskan di jalan, semuanya dikarenakan kemacetan parah yang terjadi di jalan. Setiap harinya begitu banyak titik kemacetan yang dilewati oleh setiap orang, tidak terkecuali […]

Berpijak di Daratan, Berjiwa Samudera
Seperti edisi sinau bareng yang sudah-sudah, malam ini diiringi dengan gerimis yang jatuh perlahan. Agaknya suasana hari ini terasa lebih was-was daripada biasanya, lantaran sebagian wilayah Kabupaten Kendal tengah bergulat dengan banjir yang datang dan pergi. Sehari banjir sepaha, hari berikutnya surut. Dalam dua minggu sudah terjadi dua kali. Belum lagi Pantura yang sedang rajin […]

Netes Winates
Netes winates adalah ikhtiar memunculkan kembali kesadaran manusia akan batas. Netes berarti menetas—lahir perlahan melalui proses, pengalaman, dan permenungan. Sedangkan winates berarti batas, ukuran, atau kadar. Tema ini tidak mengajak manusia untuk berhenti bergerak, apalagi menyerah pada keadaan, tetapi mengajak untuk berhenti sejenak agar mampu melanjutkan hidup dengan arah yang lebih jernih. Di zaman banjir […]

Esensi Puasa Adalah Menahan, Membatasi, Mengendalikan, dan Memperbaiki Diri
Menyambut Bulan Suci Ramadan Bulan Ramadan telah di depan mata. Itu artinya kita akan menjumpai ragam pernak-pernik yang identik dengan puasa Ramadan. Seperti tarawih, tadarus, sahur, imsak, ngabuburit, takjil, bukber, kolak, es sirup, dan lain-lain. Dan seperti biasa, hampir semua ummat Islam di mana pun berada, selalu antusias menyambut datangnya bulan penuh berkah dan ampunan. […]

Qudrologika: Antara Idealisme Akal dan Realitas Transenden
Langit Magelang dikepung hujan selepas maghrib. Intesitas sedang namun tak kunjung reda. Udara pun tak kalah dinginnnya. Di saat yang sama sedulur Maneges Qudroh sedang menyalakan api kerinduan untuk melingkar dalam Majelis Ilmu Muhammad Ainun Nadjib pada Milad-nya yang Ke 15. Bertempat di Banyu Elo Rafting Mungkid, Magelang, acara berlangsung penuh gairah. Ada yang spesial […]

Ruang Rindu
Seorang cenayang yang malang hidup di sebuah negara. Dia punya kelebihan membaca masa depan. Entah, kemampuannya diperoleh karena kesabarannya niteni, ataukah memang karunia dari Batara Kala yang dipercayainya, atau gabungan dari keduanya. Sayang disayang, cenayang itu dianggap gila oleh masyarakatnya, bocoran-bocoran tentang masa depan yang diperoleh dari visinya dan digembar-gemborkan, tidak ada yang mendengarkannya sama […]




